Facebook Ads dan Google Ads Mana yang Efektif untuk Brand Anda?

perbedaan Facebook Ads dan Google Ads

Sebelumnya mungkin Anda pernah mendengar tentang Facebook Ads dan Google Ads, namun Anda belum mengetahui dengan jelas perbedaan diantara kedua platform tersebut. Pada artikel ini, akan dibahas tentang perbedaan utama dari Facebook Ads dan Google Ads. Selain itu, akan dibahas juga faktor yang perlu dipertimbangkan saat memutuskan platform iklan digital mana yang akan digunakan agar iklan yang dijalankan menjadi efektif untuk brand Anda.  

Manfaat Menggunakan Facebook Ads

Bagi Anda yang baru memulai untuk mencoba menjalankan periklanan digital, Facebook Ads dapat membantu. Penggunaannya yang mudah, membuat Anda memahami bagaimana cara menjalankan periklanan berbayar dengan mudah sebagai pemula. Penggunaan Facebook Ads yang tepat, akan membuat Anda mengetahui kenapa bisnis Anda perlu menggunakan Facebook Ads dalam kampanye periklanan Anda.

Facebook juga memiliki basis pengguna yang besar, sehingga dapat menawarkan penargetan audiens yang memungkinkan Anda menjangkau pengguna berdasarkan demografi, ketertarikan audiens, pendapatan, gender, umur, lokasi, dan lainnya. Dengan membuat pengaturan iklan yang tertarget seperti itu, iklan yang Anda buat akan ditampilkan kepada audiens yang cocok dengan pengaturan iklan Anda. Dibandingkan dengan Google Ads, Facebook Ads dapat menjangkau target audiens lebih detail. 

Baca juga: Membuat Strategi Facebook Ads yang Efektif di Tahun 2022

Manfaat Menggunakan Google Ads

Google Ads memprioritaskan iklan berdasarkan relevansi kata kunci. Hal inilah yang membuat Google dapat memiliki CTR tinggi jika dibandingkan dengan Facebook Ads. Google Ads dapat menyertakan fitur-fitur yang dapat mendukung Anda mendapatkan rasio klik tayang (CTR) yang tinggi. Jika kata kunci yang Anda buat relevan dengan audiens, maka tujuan kampanye periklanan yang Anda buat di Google Ads juga akan berhasil.

Jika Anda menggunakan strategi retargeting ads, menggunakan Google Ads adalah langkah yang tepat. Retargeting ads menggunakan Google Ads membantu Anda menghubungkan kembali dengan pengguna yang pernah berinteraksi dengan brand Anda sebelumnya. Selain itu, Google Ads juga memiliki fitur lanjutan seperti laporan penelusuran dan wawasan tentang peluncuran dan pelacakan iklan, membuatnya semakin mudah digunakan oleh pengiklan digital.

Apa perbedaan antara Facebook Ads dan Google Ads?

Di antara Facebook Ads dan Google Ads sering diadu satu sama lain. Tapi pada kenyataannya, keduanya saling melengkapi dan menawarkan manfaat yang unik bagi pebisnis yang ingin menjalankan kampanye iklan. Jika Anda hanya ingin menjalankan salah satunya saja, maka Anda perlu mempertimbangkan beberapa hal berikut ini. Diantaranya:

1. Penggunaan Fungsi Ads

Meskipun keduanya menjalankan iklan yang berbayar, namun keduanya merupakan platform yang berbeda dan seringkali menargetkan audiens pada tahap yang berbeda pula. Inilah perbedaan yang paling terlihat antara Facebook Ads dan Google Ads.

Facebook Ads

Google Ads

Facebook Ads merupakan platform periklanan digunakan untuk menjalankan kampanye iklan berbayar di social media seperti Facebook dan Instagram. Google Ads merupakan platform yang menjalankan iklan pencarian, yang tampil sesuai kata kunci yang dimasukan audiens di mesin pencari.
Facebook Ads menampilkan iklan berdasarkan ketertarikan audiens (interest) Google Ads akan muncul berdasarkan iklan yang relevan dengan apa yang audiens cari.

Baca juga: Hati-Hati Ads Fatigue Pada Kampanye Iklan Bisnis Anda

2. Sasaran Kampanye Iklan Anda

Ketika Anda menjalankan sebuah kampanye iklan, Anda harus mengetahui apa yang ingin dicapai dengan iklan tersebut. Apakah Anda ingin meningkatkan kesadaran merek (brand awareness), atau meningkatkan prospek, atau meningkatkan penjualan, dan lainnya. Mengetahui tujuan utama kampanye periklanan Anda, akan membantu Anda menentukan platform mana yang lebih cocok untuk mencapai tujuan tersebut.

Facebook Ads

Google Ads

Facebook Ads dapat membantu menjangkau audiens dengan tujuan kesadaran merek dan produk (brand awareness). Google Ads membantu menjangkau prospek atau pengguna yang memiliki daya beli tinggi. Ini karena orang yang mencari kata kunci tertentu di mesin pencari, menandakan bahwa mereka sedang mencari tahu tentang hal tersebut.
Iklan yang dijalankan di Google Ads dapat dibuat relevan dengan maksud pencarian audiens, sehingga dapat menghasilkan penjualan.
Anda dapat menggunakan kedua platform secara bersamaan untuk menargetkan audiens di setiap tahap perjalanan pembeli (buyer journey). 

3. Anggaran Iklan

Saat menjalankan kampanye periklanan, semuanya dibuat berdasarkan tentang bagaimana Anda menemukan tempat investasi beriklan yang tepat bagi bisnis Anda, tujuan Anda, serta anggaran yang sesuai dengan budget bisnis Anda. Dengan mengetahui strategi yang tepat, iklan akan membantu Anda mengukur ROI dan memungkinkan Anda melakukan penyesuaian untuk mengoptimalkan kinerja iklan.

Facebook Ads

Google Ads

Dapat menjangkau audiens yang lebih banyak, karena anggaran berdasarkan target periklanan yang dibuat saat menggunakan Facebook Ads. Anggaran iklan berdasarkan biaya per klik atas persaingan kata kunci yang ditargetkan. Ini karena setiap kata kunci yang digunakan dan dicari memiliki harga yang berbeda-beda untuk setiap kata kunci.
Cocok digunakan bagi pemilik anggaran periklanan yang terbatas. Tidak cocok digunakan, jika anggaran periklanan Anda terbatas.

Baca juga: Tips Pasang Iklan Anti Boncos Untuk Bisnis Anda

4. Tahapan dalam Perjalanan Pembeli (Buyer Journey)

Platform iklan tertentu lebih sesuai dengan tahapan tertentu dalam buyer journey atau perjalanan pembeli. 

Facebook Ads

Google Ads

Facebook sudah terkenal dengan penggunaannya sebagai media sosial, sehingga pengguna tidak secara aktif mencari sebuah produk untuk dibeli. Penelusuran audiens di Google, dapat terjadi dimana saja dalam tahap perjalanan pembeli, dan kata kunci tertentu menunjukkan niat pembelian suatu produk yang tinggi.
Audiens dapat mengeksplorasi tentang suatu produk, seperti mencari tahu tentang produk tersebut dan mencari review penggunaannya melalui media sosial. Keyword menunjukkan bahwa pengguna memiliki ketertarikan untuk membeli produk yang terbaik. Selain untuk mencari tahu tentang produk, pengguna dapat melakukan pembelian dari website di Google.
Dapat dimanfaatkan sebagai tempat untuk audiens menemukan brand dan produk Anda.  Dengan penggunaan keyword yang relevan, dapat menjangkau pengguna secara lebih luas dibanding Facebook.

5. Data Historis Pesaing

Dengan mengetahui iklan yang dijalankan pesaing, Anda akan melihat bagaimana pesaing Anda menjalankan iklan mereka, dimana pesaing menjalankan iklannya, seperti apa konten iklan yang mereka buat, serta pesan marketing apa yang mereka sampaikan dalam iklan. Data-data pesaing ini dapat Anda pelajari secara kompetitif untuk memberi Anda peluang baru dan wawasan tentang strategi yang digunakan pesaing Anda.

Jadi, Mana yang Efektif antara Facebook Ads dan Google Ads?

Dengan Facebook Ads dan Google Ads, Anda dapat menggunakan salah satunya ataupun keduanya. Semuanya sama-sama efektif untuk Anda gunakan sebagai strategi marketing yang akan membantu bisnis Anda. Namun dengan catatan, jika Anda ingin menggunakan keduanya, pertimbangkan kembali soal tujuan, anggaran, dan target audiens Anda. Ketika Anda sudah memahami Facebook Ads dan Google Ads dengan baik, Anda akan menyadari bahwa masing-masing platform menawarkan fitur unik yang berbeda namun saling melengkapi, yang akan membantu Anda mempermudah kampanye iklan Anda.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
DIFITECH

Saat ini kami memiliki layanan untuk setiap bisnis yang ingin mengembangkan bisnis mereka dari Design dan Digital Dengan tim yang lengkap ,dapat memberikan setiap solusi untuk keperluan bisnis anda.

Soscial Media
Send
Apa ada yang bisa kami bantu?
Apa ada yang bisa kami bantu?