Hati-Hati Ads Fatigue Pada Kampanye Iklan Bisnis Anda

ads fatigue pada kampanye iklan

Pernahkah Anda merasa bahwa kampanye iklan yang Anda jalankan tidak memberikan dampak bagi bisnis Anda? Jika pernah, mungkin Anda dan audiens Anda mengalami ads fatigue. Ads fatigue pada kampanye iklan dapat memberikan dampak buruk bagi bisnis Anda jika tidak diatasi segera mungkin. Jadi, apa itu ads fatigue dan bagaimana cara mengatasi ads fatigue pada kampanye iklan?

Apa itu Ads Fatigue?

Ads fatigue atau kelelahan iklan adalah kondisi dimana audiens Anda tidak tertarik melihat iklan Anda karena seringnya iklan tersebut muncul di beranda audiens, sehingga membuat audiens berhenti terlibat dengan kampanye iklan Anda. Ketika ads fatigue pada kampanye iklan terjadi, CTR atau rasio klik tayang pada iklan Anda akan menurun seiring dengan tingkat frekuensi yang turun juga.

Ads fatigue pada kampanye iklan membuat iklan menjadi kurang efektif dan Anda sulit mendapatkan persentase ROI yang besar. Audiens juga akan berpindah ke brand lain, dan akhirnya akan merugikan bisnis Anda. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengenali ads fatigue pada kampanye iklan sejak dini. Sehingga Anda dapat menghindari ads fatigue pada kampanye iklan bisnis Anda. 

Baca juga: Berbagai Jenis Advertising Untuk Strategi Periklanan yang Sukses

3 Tanda Audiens Mengalami Ads Fatigue

Dengan mengenali tanda-tanda ads fatigue, Anda dapat mencari solusi untuk mengatasinya, agar ads fatigue tidak mempengaruhi kampanye iklan Anda. Berikut adalah beberapa tanda ads fatigue, yang audiens Anda mungkin alami:

  1. Menurunnya Rasio Klik Tayang (CTR)

CTR atau rasio klik tayang merupakan data untuk mengukur keberhasilan suatu kampanye iklan. CTR menunjukkan seberapa menarik iklan Anda dan seberapa meyakinkan audiens untuk mendorong angka penjualan bisnis ketika audiens melihat iklan Anda. Angka CTR inilah yang dapat mengukur apakah audiens Anda mengalami ads fatigue. 

Jika Anda melakukan kampanye iklan, kemudian angka CTR Anda terus turun secara drastis dari waktu ke waktu, ini menandakan bahwa kampanye iklan Anda mengalami ads fatigue. Penyebabnya mungkin audiens bosan dengan iklan yang dibuat dengan tampilan atau copy yang sama untuk setiap event. Sehingga membuat audiens tidak tertarik melihatnya dan tidak terlibat dengan iklan yang Anda buat.

  1. Engagement yang kurang

Hubungan antara bisnis Anda dan audiens penting sekali dibangun. Jika engagement antara Anda dan audiens sudah terbangun kuat, maka ketika mereka melihat iklan Anda, mereka akan terlibat. Audiens yang terlibat dengan iklan merupakan kunci untuk menghasilkan engagement tinggi seperti komentar, like, dan berbagi.

Namun jika dari awal hubungan yang Anda bangun dengan audiens kurang, Anda akan melihat keterlibatan audiens pada kampanye iklan Anda akan menjadi sepi atau bahkan tidak ada. Ini dapat menimbulkan ads fatigue pada kampanye iklan Anda. Audiens akan kurang termotivasi untuk berinteraksi dengan semua konten Anda, baik konten kampanye iklan maupun konten marketing Anda.

Baca juga: Tips Meningkatkan Engagement Rate pada Instagram

  1. Tayangan yang lebih sedikit

Algoritma media sosial membuat konten yang paling relevan dengan audiens yang akan muncul di halaman pencarian mereka. Hal yang sama juga berlaku pada kampanye iklan. Iklan yang dibuat di media sosial hanya akan muncul di beranda audiens, jika iklan yang Anda buat ditargetkan untuk audiens tertarget bisnis Anda. Dengan begitu, nantinya iklan akan mendapatkan tayangan atau impressi yang lebih banyak agar kemudian iklan Anda dapat muncul di beranda audiens yang lainnya. Namun jika tayangan pada kampanye iklan Anda menurun dari waktu ke waktu, mungkin sudah waktunya bagi Anda untuk mengubah kampanye iklan Anda. 

Cara Menyembuhkan Ads Fatigue Pada Kampanye Iklan

cara menyembuhkan ads fatigue

Perubahan sederhana pada iklan yang Anda buat dapat mempengaruhi berkurangnya ads fatigue pada kampanye iklan Anda. Berikut adalah beberapa cara untuk menyembuhkan ads fatigue yang dialami kampanye iklan Anda, sehingga audiens akan kembali tertarik dengan konten yang Anda bagikan:

  1. Perbarui isi konten dari kampanye iklan Anda

Desain yang berulang, gambar yang sama, copy iklan yang template, dapat membuat audiens yang melihat menjadi bosan untuk melihat iklan yang sama setiap saat.  Iklan bergambar yang dibuat sama untuk setiap kampanye iklan ini, dapat sangat rentan mengalami ads fatigue, karena menampilkan iklan yang sama beberapa kali kepada audiens yang sama.

Namun, jika Anda melakukan perubahan sederhana pada tampilan desainnya atau menggunakan warna yang berbeda untuk background, Anda dapat menyegarkan kembali minat audiens terhadap konten kampanye iklan Anda. Perubahan kecil ini membuatnya terlihat tampak baru dan berbeda dari sebelumnya.

Baca juga: Teknik PAS Copywriting Membuat Closing Lebih Mudah

  1. Menyesuaikan konten iklan Anda

Penyesuain konten iklan dapat memastikan iklan Anda menjadi lebih relevan bagi audiens, sekaligus menciptakan rasa urgensi yang memikat terhadap audiens yang melihat, untuk mengklik CTA Anda. Singkatnya, penyesuai iklan secara dinamis memperbarui iklan Anda dengan konten yang disesuaikan dengan audiens Anda, dan menayangkan konten tersebut dengan cara memberikan batas waktu tertentu. Misalnya diskon akhir tahun yang batasnya hanya sampai 2 atau 3 hari kedepan sebelum pergantian tahun yang baru.

Menyesuaikan isi konten iklan memungkinkan Anda untuk memberikan informasi promosi produk Anda secara real-time pada saat yang paling relevan bagi audiens. Anda dapat menggunakan iklan jenis ini untuk situasi tertentu yang hanya terjadi satu kali, seperti hari ulang tahun brand Anda, Hari Lebaran, Hari Natal, dan juga Tahun Baru. 

  1. Membuat berbagai versi iklan dan memanfaatkan rotasi iklan

Jika Anda ingin mengetahui cara menghindari ads fatigue, mulailah dengan membuat berbagai versi iklan Anda. Membuat versi iklan yang berbeda, dapat membuat Anda menayangkan konten yang sama dengan cara berbeda. Ini akan membuat konten iklan Anda terlihat baru untuk audiens, karena setiap iklan yang tampil di audiens akan memiliki desain tampilan yang berbeda namun isi kontennya sama.

Setelah Anda membuat berbagai versi iklan, Anda dapat merotasi iklan Anda. Rotasi iklan dapat membantu iklan Anda agar tetap fresh dan menarik. Anda dapat memilih untuk mengoptimalkan rotasi iklan Anda, di mana platform akan memilih iklan yang dianggapnya akan berkinerja terbaik, memiliki kata kunci dan target yang jelas, dan lainnya. 

Baca juga: 6 Tips Membuat Campaign Iklan yang Lebih Persuasif

  1. Pantau kampanye Anda

Anda harus rajin memantau iklan yang Anda buat untuk memastikan bahwa ads fatigue pada kampanye iklan Anda tidak terjadi, pun pada kampanye iklan yang telah diperbaharui. Jika Anda tidak memantau kinerja iklan, Anda tidak akan mengetahui apakah audiens Anda kehilangan minat untuk melihat dan terlibat dengan iklan Anda. Pastikan Anda memantau frekuensi audiens melihat iklan Anda dan CTR iklan Anda. Hal ini dapat mengidentifikasi tanda ads fatigue sejak dini dan Anda dapat menyesuaikan strategi untuk kampanye iklan Anda.

Apa pun jenis kampanye periklanan pada bisnis yang Anda jalankan, tujuan akhirnya adalah menjangkau audiens yang lebih luas, membangun kesadaran brand dan mengubah prospek dari audiens atau pengikut menjadi pelanggan setia. Tentu saja, melakukan periklanan dengan cara yang terbaik, konten yang fresh dan relevan akan membantu Anda dengan mudah menuju tujuan tersebut. 

Namun, saat Anda melangkah maju dengan strategi periklanan digital, pastikan untuk selalu memperbarui kampanye periklanan Anda dari waktu ke waktu untuk memastikan audiens Anda tetap terlibat. Dengan begitu, Anda dapat menghindari efek negatif dari ads fatigue dan mendapatkan kesuksesan pada strategi periklanan Anda.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
DIFITECH

Saat ini kami memiliki layanan untuk setiap bisnis yang ingin mengembangkan bisnis mereka dari Design dan Digital Dengan tim yang lengkap ,dapat memberikan setiap solusi untuk keperluan bisnis anda.

Soscial Media
Send
Apa ada yang bisa kami bantu?
Apa ada yang bisa kami bantu?