Strategi Email Marketing yang Membantu Meningkatkan Penjualan

strategi email marketing

Email menjadi salah satu cara untuk komunikasi dengan konsumen. Sehingga email marketing merupakan cara yang sangat efektif untuk menjangkau pelanggan potensial dan mempererat hubungan dengan konsumen lama. Lantas bagaimana caranya agar email Anda menjadi email yang paling menarik dari sekian email yang masuk ke audiens Anda, dengan peluang email Anda dibuka dan dibaca oleh target audiens?

Berikut strategi email marketing yang dapat Anda coba untuk membantu meningkatkan penjualan bisnis Anda.

Kenapa Email Marketing Penting?

Email marketing mungkin terlihat seperti metode marketing yang tradisional karena hari ini sudah banyak sekali strategi digital marketing yang lebih update dan lebih cepat mendatangkan hasil penjualan. Namun dibandingkan metode marketing yang lain, email marketing merupakan strategi tepat dalam membangun hubungan dengan pelanggan bahkan dalam jangka waktu yang panjang dan bersifat berkelanjutan.

Dengan strategi email marketing yang tepat, Anda dapat menarik hati pelanggan dan membuat mereka menjadi pelanggan setia untuk bisnis Anda. Jika pelanggan sudah masuk dalam lingkaran pelanggan setia, mereka bukan hanya membuka dan membaca email yang Anda kirim, mereka juga akan menunggu kehadiran email Anda masuk ke kotak masuk mereka untuk menantikan informasi terkini seputar produk atau layanan yang Anda tawarkan. Selain itu, email marketing juga merupakan salah satu metode marketing dengan biaya yang terjangkau. 

Baca juga: Strategi Brand Positioning dalam Meningkatkan Keunggulan Produk

Strategi Email Marketing

Menurut HubSpot terdapat 3,8 miliar pengguna email di seluruh dunia. Jadi jika Anda ingin menjangkau pelanggan, email merupakan tempat yang tepat untuk menjangkau pelanggan Anda. Anda dapat mempelajari strategi email marketing berikut ini, untuk menjalankan email marketing yang efektif agar email yang Anda kirim tepat terkirim di kotak masuk, diterima oleh audiens, dan kemudian email Anda dibaca oleh audiens. Menggunakan strategi email marketing juga menghindari dari kesalahan email marketing yang sudah sering sekali terjadi pada pebisnis yang menggunakan email marketing. Bukan masuk dalam folder spam dan akhirnya email Anda ditandai sebagai sebuah email spam.

1. Kenali Persona Calon Pelanggan Anda

Tidak berbeda dengan metode marketing lain, strategi utama dari email marketing sudah pasti mengenali calon pelanggan. Anda dapat mencari tahu persona pelanggan dan memahami kebutuhan mereka, selera mereka, bahkan permasalahan mereka terhadap sebuah produk. Dengan mengetahui persona calon pelanggan, Anda dapat membuat konten email yang relevan untuk pelanggan. Sehingga, peluang email Anda dibuka dan dibaca menjadi sangat besar.

2. Tetapkan Target Penjualan

Sebelum Anda membuat promosi lewat email, riset terlebih dulu berapa rata-rata penjualan yang berhasil dilakukan dari penggunaan email untuk bisnis yang sesuai dengan bisnis Anda. Gunakan hasil riset tersebut sebagai tolok ukur untuk menetapkan target penjualan Anda. Gunakan data pengguna email yang akurat untuk memudahkan Anda menetapkan target yang realistis.

3. Membuat Kelompok Pelanggan  

Sudah mengenali persona pelanggan dan telah menetapkan target penjualan, maka selanjutnya adalah membuat kelompok pelanggan sesuai dengan jenisnya. Misal, dikelompokkan berdasarkan tempat tinggal, minat, pendapatan, dan lainnya. Selain itu juga dapat dikelompokkan menjadi, calon pelanggan, pelanggan baru dan pelanggan lama. Pengelompokkan pelanggan ini akan membantu Anda untuk membuat konten email yang berbeda sesuai dengan kelompok pelanggan yang telah dibuat. Jadi pelanggan akan menerima email khusus mengenai penawaran produk, yang telah disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.

4. Tentukan Jadwal Pengiriman yang tepat

Waktu adalah hal terpenting dalam tingkat keberhasilan kampanye email Anda. Untuk meningkatkan rasio buka dan klik-tayang yang sesuai tujuan marketing, Anda dapat memilih waktu dengan bijak untuk mengirim email. Meskipun tidak ada penelitian yang menyebutkan kapan waktu yang tepat untuk mengirim email ke pelanggan, namun Anda dapat mempertimbangkan kapan sekiranya orang-orang akan membuka email. Seperti jam dan hari apa mereka akan membuka email. 

Anda dapat menentukan apakah Anda akan mengirimkan email dua kali dalam seminggu atau mungkin hanya satu kali dalam seminggu, kemudian apakah Anda akan mengirimkannya di waktu pagi hari, siang hari atau sore hari. Untuk mengetahui waktu yang tepat kapan email Anda dapat diterima oleh pelanggan, Anda dapat melakukan testing agar akhirnya Anda benar-benar mengetahui secara pasti kapan email Anda diterima dan dibaca oleh pelanggan Anda.

Ketika Anda telah menemukan waktu pengiriman yang tepat, tetaplah berpegang pada jadwal yang konsisten untuk pengiriman email Anda. Ini berguna untuk membangun kepercayaan, serta agar mereka tidak melupakan Anda.

5. Ukur Hasilnya dan Evaluasi

Sebagai pebisnis yang menggunakan berbagai metode marketing, mengukur hasilnya dan mengevaluasinya bukanlah hal yang sulit karena memang sudah seharusnya seperti itu. Menjadi teliti tentang setiap metrik yang dihasilkan, akan membantu Anda membuat perubahan kecil pada strategi email marketing Anda, dan akhirnya nanti akan menghasilkan hasil yang besar. Untuk mengukur keberhasilan email marketing, Anda dapat menetapkan KPI menggunakan metode A/B testing.

Baca juga: 7 Tips Branding Untuk Perkuat Merek Bisnis Anda

Regulasi Email Marketing yang Penting Diketahui

Ketika menggunakan email marketing untuk metode marketing Anda, berarti Anda juga harus mematuhi peraturan email atau email regulations. Peraturan email konsisten melindungi hak pelanggan dengan mengetahui bagaimana dan mengapa informasi pelanggan digunakan. Jadi dengan mematuhi regulasi email yang berlaku, pelanggan menjadi tahu penggunaan informasi yang sudah mereka berikan jika mereka berlangganan email dengan bisnis Anda. Terdapat beberapa peraturan email yang penting untuk diketahui, yaitu:

1. CAN-SPAM Compliance atau Kepatuhan CAN-SPAM

CAN-SPAM merupakan singkatan dari Controlling the-Assault of Non-Solicited Pornography and Marketing. Ketentuan ini diterapkan untuk melindungi hak pelanggan agar mereka hanya mendapatkan email yang sesuai.  Berikut adalah ketentuan CAN-SPAM:

  • Cantumkan nama dan alamat perusahaan Anda pada setiap email yang dikirim.
  • Sematkan link berhenti berlangganan di dalam konten email Anda.
  • Gunakan alamat email asli disertai dengan penulisan “Dari” dan “Balas ke” dengan jelas sesuai tujuan Anda mengirim email.
  • Tulis baris subjek yang menunjukkan isi email.

2. GDPR Compliance

GDPR merupakan singkatan dari General Data Protection Regulation. Ketentuan ini membuat bisnis Anda semakin dekat dengan pelanggan untuk membangun hubungan yang lebih lama, serta membuat Anda dan pelanggan saling percaya satu sama lain. GDPR adalah tentang memberi pelanggan Anda hak untuk memilih. Mereka memilih email Anda. Mereka memilih untuk mendengar dari Anda. Mereka memilih produk Anda. Berikut ini peraturan GDPR:

  • Gunakan bahasa yang eksplisit dan jelas saat meminta persetujuan untuk menyimpan informasi pribadi pelanggan.
  • Hanya mengumpulkan data kontak yang diperlukan dan relevan dengan bisnis Anda.
  • Menyimpan data kontak dengan cara yang aman dan hanya menggunakannya untuk tujuan yang telah disepakati.
  • Simpan data hanya untuk tujuan bisnis yang dapat dibenarkan.
  • Hapus data pelanggan berdasarkan permintaan pelanggan.
  • Permudah pelanggan untuk berhenti berlangganan dari daftar Anda atau memperbarui preferensi mereka.
  • Patuhi permintaan pelanggan untuk mengakses data mereka.
  • Simpan catatan perusahaan untuk membuktikan kepatuhan GDPR.

Buat strategi GDPR untuk bisnis Anda sebelum mulai mengirim email. Jika GDPR ini sesuai dengan aturan, maka bisnis Anda akan mendapatkan kepercayaan lebih dari pelanggan. 

Meskipun ada banyak aturan untuk mengirim email pemasaran, yang paling penting adalah perlakukan pelanggan Anda seperti manusia bukan robot. Berinteraksi selayaknya Anda bertegur sapa dengan orang di dunia nyata.

Anda dapat mencapai semua tujuan email marketing jika Anda selalu mengingat aturan pada regulasi email serta mempertimbangkan strategi email marketing yang tepat. Serta ingat juga bahwa pelanggan Anda ingin mendengar informasi dari Anda dan mereka ingin berhubungan erat dengan Anda. Jadilah sumber informasi yang asli, tidak meniru atau plagiasi dari rekan bisnis lain sehingga pelanggan Anda akan menantikan email Anda untuk membuka dan membacanya dan menghasilkan penjualan pada bisnis Anda.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
DIFITECH

Saat ini kami memiliki layanan untuk setiap bisnis yang ingin mengembangkan bisnis mereka dari Design dan Digital Dengan tim yang lengkap ,dapat memberikan setiap solusi untuk keperluan bisnis anda.

Soscial Media
Send
Apa ada yang bisa kami bantu?
Apa ada yang bisa kami bantu?