tips branding

7 Tips Branding Untuk Perkuat Merek Bisnis Anda

Branding adalah identitas bisnis Anda. Dengan branding, Anda memberitahu kepada audiens siapa Anda, tentang apa Anda, apa yang dapat audiens harapkan dari Anda dan kenapa audiens harus memilih Anda. Itulah kenapa, pentingnya branding untuk dilakukan. Terdapat banyak hal yang perlu dipertimbangkan saat membangun brand yang kuat. Ketahuilah bahwa branding merupakan proses yang berulang dan berjangka panjang. Jadi Anda perlu untuk terus update dan memantau sejauh mana proses branding Anda berjalan. Berikut adalah 7 tips branding untuk perkuat merek bisnis Anda.

7 Tips Branding untuk Perkuat Bisnis

  • Identifikasi merek Anda dengan Jelas

Ketika mengidentifikasi brand Anda, terdapat tiga poin penting yang perlu ada pahami dalam tips branding ini. Tiga poin itu adalah brand, pencitraan brand, dan identitas brand. Brand Anda adalah persepsi tentang bisnis Anda di mata konsumen, di luar sana. Pencitraan merek adalah proses membentuk merek yang unik dan khas untuk menghidupkan merek. Dan identitas merek adalah semua elemen yang dibuat bisnis Anda, seperti logo, situs web, atau kartu nama bisnis Anda, untuk menampilkan citra dan pesan yang tepat kepada audiens. Ketiga poin diatas saling membangun dan akan berguna untuk mengidentifikasi brand Anda. Sehingga akan membantu bisnis Anda menjadi sukses dan dapat dipasarkan. Tanpa branding, tidak ada brand. Tanpa identitas, tidak ada brand.

  • Tentukan audiens target Anda

Branding mengarah pada kesadaran, pengakuan, kepercayaan, dan pendapatan. Untuk mendapatkan itu semua, sebuah brand perlu berhubungan dengan konsumen. Bukan sembarang konsumen karena mereka merupakan audiens tertarget dan pelanggan Anda. Jika brand Anda tidak beresonansi dengan audiens, itu tidak akan menghasilkan kesadaran, pengakuan, kepercayaan, dan pendapatan itu. Di situlah target audiens dilakukan.

Anda harus memahami kepada siapa brand Anda akan berbicara. Kepada siapa produk Anda akan ditawarkan? Siapa pelanggan ideal Anda? Mengapa Anda membuat bisnis Anda di tempat pertama? dan lain sebagainya, yang berhubungan dengan target audiens. Apa yang Anda pelajari tentang target audiens dan persona pembeli, itu akan mempengaruhi keputusan branding Anda. Jadi jadikan langkah ini sebagai tips branding prioritas Anda.

  • Tetapkan elemen branding

Setelah membuat list tentang identitas brand dan target audiens Anda, tips branding selanjutnya adalah melangkah lebih jauh dan benar-benar merancang elemen branding berdasarkan pedoman yang telah Anda terapkan. Elemen tersebut seperti: 

    • Logo. Logo adalah wajah bisnis Anda dan merupakan elemen branding terpenting yang akan Anda perkenalkan. Logo seringkali menjadi pengalaman pertama yang dimiliki pebisnis tentang brand Anda dan logo akan menjadi desain yang berhubungan paling erat dengan bisnis Anda.
    • Situs web. Setiap merek membutuhkan setidaknya 1 situs web dan harus menjadi cerminan akurat dari brand Anda. Dengan adanya situs web, kepercayaan audiens kepada bisnis Anda akan bertambah.
    • Kemasan. Jika Anda menjual produk fisik, Anda perlu mendesain kemasan. Selain memperhatikan desain yang fungsional, kemasan itu juga harus konsisten dengan identitas brand Anda yang lainnya. Seperti logo, palet warna, dan lainnya.
    • Kartu nama. Apa pun jenis bisnis Anda, Anda pasti ingin memiliki kartu nama dan kartu nama tersebut harus kohesif dengan logo, situs web, kemasan, dan elemen lain dari identitas brand Anda.
  • Tentukan nilai, fitur, dan manfaat brand Anda

Mungkin ada banyak bisnis di industri dan niche yang sama dengan bisnis Anda. Karena itu, Anda harus memastikan bahwa brand Anda terdiri dari dan terinspirasi oleh elemen yang hanya milik Anda bukan meniru atau menjiplak dari bisnis lain. Sehingga ini akan membuat perusahaan Anda menjadi unik. Buat dan tuliskan, apa yang membedakan bisnis Anda dari yang lain. Bukan berbicara tentang fitur produk, tetapi lebih mengacu kepada bagaimana produk atau layanan Anda mampu menyelesaikan permasalahan konsumen dan menjawab setiap kebutuhan konsumen. 

Anda dapat membuktikan bahwa nilai bisnis Anda, fitur produk Anda, dan manfaat layanan Anda terbukti, terpercaya dan berkualitas. Dengan apa? Pertama, Anda dapat menguraikan nilai dan manfaat produk di platform-platform tempat Anda memasarkan produk. Selanjutnya, Anda bisa membangun identitas Anda di media sosial atau situs web Anda dengan menyampaikan pesan positif yang sesuai dengan minat dan kebutuhan audiens. Ini memudahkan pelanggan untuk mempercayai produk Anda dan akan memilih Anda daripada pesaing.

  • Buat brand identity Anda

Jika pada poin pertama Anda baru mencoba memahami identitas brand Anda, pada poin ini Anda perlu untuk membangun identitas brand Anda. Bagian pertama dari membangun identitas brand Anda adalah dengan mendefinisikan elemen dan prinsip kunci yang akan mendorong brand Anda menjadi sebuah identitas. Apa saja elemennya? 

  • Brand voice

Brand voice Anda adalah bagian integral dari identitas brand Anda. Penting bagi Anda untuk mengetahui suara apa yang Anda tuju sebelum Anda melangkah lebih jauh. Brand voice dapat menentukan gaya unik yang akan menjadi ciri khas dari brand Anda, bagaimana Anda ingin brand Anda tampil di hadapan audiens, dan mampu menciptakan persepsi khusus tentang brand Anda.

  • Tipografi

Tipografi mencakup font yang dipilih dan ini penting karena merupakan bagian dari proses branding. Tipografi Anda mengirimkan pesan kepada audiens Anda tentang siapa Anda sebagai brand. Dalam menentukan font, Anda dapat memilih jenis font yang telah tersedia atau Anda juga dapat meng-customnya. Font yang dirancang khusus, memberi Anda kebebasan untuk mengembangkan tipografi yang sepenuhnya sesuai dengan brand dan pesan bisnis Anda. Jadi pastikan font yang Anda pilih sesuai dengan sebagaimana Anda ingin, agar brand Anda melekat di ingatan audiens.

  • Palet warna

Suatu brand memiliki asosiasi yang kuat dengan warna, dan ketika Anda memahami asosiasi tersebut, Anda dapat menggunakan warna secara strategis untuk menginspirasi pemikiran, emosi, dan reaksi tertentu dengan audiens Anda. Seperti warna biru yang diasosiasikan dengan keandalan dan kepercayaan dan warna merah yang diasosiasikan dengan gairah dan kegembiraan. Anda dapat mencoba warna yang jarang digunakan oleh pesaing di industri bisnis Anda. Selain itu, Anda juga dapat mempelajari lebih lanjut tentang psikologi warna dan makna di balik berbagai warna.

  • Bentuk dan citra

Berbagai bentuk dan citra visual yang Anda masukkan ke dalam logo, kartu nama, kemasan, atau aset lainnya juga dapat menjelaskan banyak hal tentang brand Anda. Jika digunakan dengan tepat, citra dapat memperdalam keterikatan audiens dengan brand Anda. Bentuk dan citra akan menghasilkan gambar dan gambar membangun estetika brand Anda. Gambar-gambar ini dapat digunakan dalam berbagai bentuk, seperti billboard, konten Instagram, desain website hingga iklan cetak. Gambar ini adalah kesempatan untuk berkomunikasi dengan calon konsumen Anda.

  • Tentukan brand style guideline Anda

Pada poin ini, Anda telah mendefinisikan branding Anda, mengembangkan strategi branding Anda, dan menghidupkan identitas brand Anda. Sekarang yang Anda butuhkan adalah panduan brand untuk bisnis Anda. Panduan ini dapat berupa dokumen terpusat yang menampung semua informasi penting tentang brand Anda. Mulai dari palet warna hingga desain logo yang berbeda, serta ketentuan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dari brand voice bisnis Anda. 

Meskipun Anda dapat membuat panduan sesuai keinginan, namun setidaknya panduan tersebut harus mencakup brand story, logo dan variasinya, palet warna, font dan templatenya, pedoman desain dan detail brand voice. Panduan akan membuat tim Anda memastikan bahwa apapun yang diproduksi untuk brand Anda, harus sejalan dengan strategi marketing secara menyeluruh.

  • Tetap konsisten namun fleksibel

Setelah Anda memiliki esensi branding, kunci sukses tips branding yang perlu Anda ketahui selanjutnya adalah konsistensi. Jika Anda ingin brand Anda berhasil, audiens Anda harus memiliki pengalaman yang konsisten tentang brand Anda dimanapun dan bagaimanapun mereka menemukannya. Brand Anda harus konsisten di seluruh platform marketing dan desain. Selain itu, perlu juga diselaraskan dengan strategi brand yang jelas dan konsisten.

Selain konsisten, fleksibilitas juga perlu dipertahankan. Jika ada sesuatu yang tidak berhasil dalam prosesnya untuk brand Anda, maka Anda harus bersedia mengubahnya bahkan dari awal. Jika sebuah bisnis butuh tumbuh dan berkembang, branding juga perlu tumbuh dan berkembang sejalan dengan bisnis Anda.

Begitulah tips branding untuk membangun pengenalan dan kepercayaan brand dengan audiens Anda. Dengan kepercayaan, audiens dan calon konsumen mau bekerja sama dengan Anda. Jika brand Anda tidak sesuai dengan audiens, lakukanlah rebranding. Jika audiens Anda tidak merespons font atau brand voice tertentu, ubahlah. Teruslah belajar, mencoba dan mengoptimasi sampai Anda memiliki brand yang berkinerja.