Email marketing masih menjadi salah satu strategi digital marketing dengan ROI tinggi jika dilakukan dengan benar. Namun, banyak bisnis gagal memaksimalkan email marketing karena tidak memahami proses pembuatannya secara teknis dan strategis.
Artikel ini akan membahas cara membuat email marketing secara lengkap dan bertahap, sehingga mudah dipahami oleh pemula maupun pelaku bisnis yang ingin meningkatkan performa kampanye email mereka.
Cara Membuat Email Marketing
Berikut adalah langkah-langkah cara membuat email marketing yang efektif, terstruktur, dan siap diterapkan.
1. Tentukan Tujuan Email Marketing
Langkah pertama adalah menentukan tujuan email. Apakah untuk promosi produk, edukasi, follow-up, atau retensi pelanggan. Tujuan ini akan menentukan isi dan gaya email.
2. Kenali Target Audiens
Pahami siapa penerima email kamu, mulai dari kebutuhan, masalah, hingga tahap mereka dalam funnel pemasaran. Email yang relevan akan memiliki open rate dan conversion lebih tinggi.
3. Bangun dan Kelola Database Email
Gunakan database email yang legal dan berkualitas. Hindari membeli email list karena berisiko dianggap spam dan merusak reputasi brand.
4. Tentukan Jenis Email yang Akan Dikirim
Beberapa jenis email marketing yang umum digunakan antara lain:
- Email promosi
- Email newsletter
- Email follow-up
- Email edukasi
- Email penawaran khusus
Pemilihan jenis email harus sesuai dengan tujuan kampanye.
5. Buat Subject Email yang Menarik
Subject email adalah faktor utama yang menentukan apakah email dibuka atau tidak. Gunakan kalimat singkat, jelas, dan memancing rasa ingin tahu.
6. Susun Konten Email yang Relevan
Isi email harus fokus pada manfaat untuk audiens. Gunakan bahasa yang persuasif, ringkas, dan mudah dipahami. Hindari paragraf terlalu panjang.
7. Sertakan Call to Action (CTA) yang Jelas
CTA berfungsi mengarahkan audiens melakukan tindakan, seperti membeli produk, mengunjungi website, atau menghubungi bisnis.
8. Gunakan Desain Email yang Sederhana
Desain email sebaiknya responsif dan mudah dibaca di berbagai perangkat, terutama smartphone. Fokus pada keterbacaan dan visual yang bersih.
9. Tentukan Waktu Pengiriman yang Tepat
Waktu pengiriman email memengaruhi performa kampanye. Uji beberapa waktu pengiriman untuk mengetahui waktu terbaik bagi audiensmu.
10. Lakukan Testing dan Evaluasi
Gunakan A/B testing untuk subject, konten, atau CTA. Evaluasi performa email berdasarkan open rate, click rate, dan conversion.
Kesalahan Umum dalam Membuat Email Marketing
Beberapa kesalahan yang sering terjadi antara lain:
- Email terlalu panjang dan tidak fokus
- Terlalu sering mengirim email promosi
- Tidak personal dan terkesan spam
- Tidak melakukan analisis performa
Menghindari kesalahan ini akan meningkatkan efektivitas email marketing secara signifikan.
Optimalkan Email Marketing Bersama Difitech
Jika kamu ingin menerapkan cara membuat email marketing yang profesional, terukur, dan terintegrasi dengan strategi digital marketing lainnya, Difitech siap membantu. Sebagai jasa digital marketing agency berpengalaman, Difitech menyediakan layanan email marketing mulai dari perencanaan, copywriting, hingga automasi.
👉 Konsultasikan strategi email marketing bisnismu bersama Difitech sekarang dan maksimalkan potensi penjualan melalui email.