tips membangun social media presence yang kuat

Bagaimana Membangun Social Media Presence yang Kuat?

Strategi marketing melalui media sosial tidak selalu semudah melihat produk, tertarik, dan kemudian membeli. Audiens butuh proses pengenalan terhadap brand, mencari tahu produk yang dibutuhkan, membangun komunikasi dengan brand untuk meyakinkan diri, dan akhirnya barulah tercipta kata sepakat untuk membeli produk. Ya benar, tidak semudah lagu Ariana Grande I see it, I like it, I want it, I got it, tapi itulah yang diharapkan sebuah brand. Sehingga, agar dapat menarik target audiensnya, brand-brand bisnis harus membuat konten yang sesuai dengan audiens mereka dan membangun komunikasi dengan mereka, melalui social media presence atau kehadiran media sosial.

Apa Itu Social Media Presence?

Kehadiran brand di media sosial mengacu pada visibilitas dan koneksi yang dimiliki sebuah brand terhadap komunitasnya. Semakin kuat kehadiran suatu brand, akan semakin besar kepercayaan yang dapat dibangun dengan audiens. Jadi, social media presence adalah kehadiran brand bisnis Anda di media sosial.

Social media presence untuk brand tidak memiliki aturan dan regulasi khusus, namun dengan membangun brand awareness yang positif dan mau berkomunikasi dengan audiens serta mendengarkan apa kebutuhan mereka, kekuatan social media presence Anda akan meningkat. Anda dapat menggunakan media sosial untuk memantau, mendengarkan, menganalisis perilaku-perilaku audiens Anda, sehingga Anda dapat membuat strategi marketing yang tepat sasaran ke audiens Anda.

Pentingnya Social Media Presence 

Memiliki social media presence bukan hanya sekedar mempunyai akun media sosial, memproduksi konten yang menawarkan produk-produk bisnis Anda, dan kemudian membiarkannya begitu saja. Tidak. Anda harus menyesuaikan dengan minat dan kebutuhan target audiens Anda.

Social media presence penting untuk Anda optimalkan. Karena ini membantu brand Anda membangun kepercayaan agar bisnis Anda selangkah lebih dekat dengan target audiens.  Selain itu, kehadiran media sosial Anda juga dapat memungkinkan bisnis Anda untuk lebih memahami kebutuhan target audiens Anda serta menerima kritik dan saran yang audiens Anda berikan. Sehingga bisnis Anda akan dapat berkembang lebih baik kedepannya.

Membangun Social Media Presence yang Kuat

Untuk membangun social media presence yang kuat, Anda harus memiliki rencana strategi yang matang untuk dapat mengoptimalkan seluruh platform media sosial Anda. Meningkatkan social media presence tidak memerlukan tim divisi baru atau pengikut dengan jumlah besar. Menurut Brand24, untuk meningkatkan bisnis Anda di media sosial, Anda dapat melakukan langkah-langkah mudah berikut ini:

1. Identifikasi masalah Anda

Agar dapat mengidentifikasi apa yang harus Anda lakukan untuk media sosial marketing Anda, langkah pertama yang harus Anda tulis adalah mengidentifikasi masalah Anda. Anda tidak akan memecahkan masalah jika tidak mengetahui masalahnya. Tujuan Anda adalah tentang audiens, seperti hal-hal apa yang dapat Anda lakukan untuk menarik perhatian konsumen, dan bagaimana caranya jika audiens tidak melirik brand Anda.

Itu semua adalah salah satu ide untuk menganalisis keberadaan media sosial Anda. Dengan memikirkan siapa audiens Anda dan mengetahui harapan mereka saat mereka mengunjungi profil media sosial Anda, Anda akan memperoleh cara untuk menerapkan strategi yang cocok untuk mengoptimalkan media sosial Anda.

2. Lihat audiens Anda

Anda tidak dapat menyenangkan semua audiens Anda, tapi Anda dapat mengenali audiens Anda. Analisis buyer persona bisnis Anda dan identifikasi masalah dan kebutuhan mereka, apa yang mereka sukai dan tidak sukai. Pantau semua kemungkinan cara audiens dapat menemukan produk Anda. Seperti, apakah mereka menemukan Anda melalui hashtag, atau melalui konten yang relevan, atau melalui testimoni yang diberikan pelanggan Anda sebelumnya. Saat Anda memantau apa yang disukai audiens, Anda juga dapat memantau kompetitor Anda. Ini akan memberikan insight baru kepada Anda karena Anda akan memperoleh informasi bagaimana cara kompetitor dapat memenangkan hati audiens.

3. Bangun hubungan yang bermakna

Membangun social media presence juga berbicara tentang bagaimana memaksimalkan brand Anda agar dapat hadir secara sosial di lingkup audiens Anda. Seperti, lebih baik memiliki sedikit pengikut di Instagram tapi semuanya berkomunikasi dengan Anda, daripada memiliki banyak pengikut Instagram namun semuanya gaib. Cara membangun hubungan yang bermakna dapat dimulai dengan membalas setiap umpan balik yang audiens Anda berikan di postingan Anda, menjawab setiap pertanyaan yang masuk di kotak pesan Anda, membagikan kembali postingan audiens yang menyebut brand Anda, dan sering menyapa audiens Anda. Berikan pengalaman yang baik dan sopan kepada audiens Anda saat berkomunikasi dengan mereka. 

4. Membuat rencana editorial secara konsisten

Kunci kesuksesan salah satunya adalah konsisten. Rencana editorial akan berdampak baik bagi social media presence Anda. Kenapa? Pertama, Anda akan memiliki distribusi konten marketing yang terjadwal di platform media sosial yang berbeda. Sehingga Anda tidak pernah lupa dan melewatkan satu konten pun di salah satu platform media sosial. Yang kedua adalah, Anda akan menghemat waktu menjadwal karena Anda dapat menjadwalkan beberapa konten yang telah siap diunggah untuk jangka waktu yang lama. Sehingga, waktu yang Anda miliki dapat dipergunakan untuk menganalisis dan mengamati lebih lanjut apa yang masih perlu dioptimalkan dari media sosial bisnis Anda.

5. Tingkatkan social media presence Anda

Ketika media sosial bisnis Anda sudah ada, maka Anda perlu untuk meningkatkan media sosial Anda agar dapat mengoptimasi social media presence brand Anda. Anda dapat memulainya dari mengatur foto profil yang sama di seluruh platform media sosial Anda dan itu dapat menjadi logo brand Anda sehingga mudah untuk dikenali oleh audiens Anda. Kemudian Anda dapat memberikan informasi yang sesuai dengan bisnis Anda pada bagian bio dan sertakan link website Anda disana. Ini akan memudahkan audiens menemukan brand Anda saat mereka mencari kata kunci general tentang apa yang sedang audiens butuhkan.

6. Buat konten Anda menarik dan beda dari yang lain

Mudah rasanya untuk memposting jenis konten yang sama secara berulang-ulang. Tapi bukankah hal tersebut dapat disebut sebagai plagiat dan akan ditandai sebagai spam? Bukan hanya untuk audiens tapi juga untuk ketentuan platform media sosial. Ini akan berakibat pada pemblokiran konten hingga akun bisnis Anda. 

Karena itu, Anda tidak perlu mencontek konten yang ada. Anda dapat menggunakan prinsip ATM, amati tiru dan modifikasi. Lihat postingan konten yang seperti apa yang menghasilkan interaksi ramai dan coba lakukan ATM pada konten Anda. Anda dapat membuat konten yang menarik, unik, namun tetap relevan dengan apa yang disukai oleh audiens Anda. Ini mampu membangun interaksi antara brand Anda dan audiens Anda. 

7. Aktif hadir 

Saat Anda sudah berkomitmen untuk menjalankan strategi social media marketing, jangan jalankan dengan setengah-setengah. Anda harus terus aktif, mengoptimasi, dan hadir di media sosial Anda. Untuk apa Anda hanya membuat akun kemudian menawarkan produk tanpa aktif dan berinteraksi dengan audiens? Akun media sosial yang tidak aktif tidak akan dipercaya dan tidak terlihat profesional di mata audiens. Jika Anda ingin membangun social media presence yang kuat, Anda harus aktif setiap hari dan muncul dengan memberikan konten yang fresh dan menarik.

8. Be human

Meskipun Anda menggunakan teknologi untuk memasarkan produk Anda, namun Anda dan audiens Anda tetaplah manusia. Oleh karena itu, tetaplah menjadi manusia. Memang untuk terlihat menarik, bagus, dan mendapat ranking di platform tertentu harus sesuai dengan ketentuan aplikasi yang digunakan. Namun, Anda berinteraksi dengan manusia, jadi jika Anda membuat audiens Anda suka dengan marketing Anda, otomatis mesin pencari dan platform yang digunakan juga akan menyukainya. Sehingga akun media sosial juga situs web Anda dapat memenangkannya dan berada di urutan teratas saat audiens memasukan kata kunci tertentu. Bangun karakter dan identitas brand yang kuat untuk menunjukkan sisi kemanusiaan Anda. Tidak selalu membuat konten promosi, tapi sesekali buatlah konten komedi dan konten emosional, agar dapat menarik perhatian audiens.