strategi social marketing 2022

Membangun Strategi Social Media Marketing untuk 2022

Ingin menyempurnakan strategi social media marketing Anda untuk tahun 2022?

Meski 2021 belum berakhir, namun sekaranglah waktu yang tepat untuk Anda memulai menyempurnakan strategi social media untuk bisnis Anda.

Semakin banyaknya persaingan bisnis, berbagai macam konten, dan berkembangnya trend yang selalu berubah, Anda perlu merubah strategi yang tidak sesuai dengan tujuan bisnis Anda. Itu sebabnya Anda perlu membangun dan menyusun kembali rencana strategi social media marketing Anda. Beberapa penjelasan berikut dapat membantu Anda menyusun kembali strategi marketing untuk social media dan cocok juga untuk Anda yang baru dalam dunia social media marketing.

1. Tetapkan tujuan untuk bisnis Anda

Perencanaan strategi social media dimulai dengan tujuan Anda. Apa yang Anda inginkan dari media sosial untuk bisnis Anda.

Menurut Sprout Social, tujuan paling umum pebisnis menggunakan media sosial adalah untuk meningkatkan kesadaran merek (58%) dan meningkatkan keterlibatan audiens (41%). Meluangkan waktu untuk menentukan dengan realistis apa tujuan Anda menggunakan media sosial untuk bisnis Anda, adalah langkah pertama untuk mencapainya.

Tujuan yang tepat akan membuat bisnis Anda meningkatkan upaya pemasaran dengan cara yang masuk akal dan terjangkau. Berikut ini terdapat beberapa contoh tujuan pebisnis menggunakan strategi social media marketing:

Meningkatkan kesadaran brand. Menciptakan kesadaran brand yang autentik dan mampu bertahan lama, hindari hanya mempublikasikan konten promosi. Anda dapat memfokuskan konten yang menekankan kepribadian dan nilai bisnis Anda terlebih dulu.

Menghasilkan lead dan penjualan. Anda dapat memberitahu pelanggan Anda tentang promo baru yang bisnis Anda buat melalui konten marketing, email marketing, dan whatsapp bisnis Anda agar audiens dan pelanggan Anda mengetahui sehingga mereka tidak sengaja melakukan pembelian karena mereka tertarik dengan penawaran yang Anda infokan kepada mereka.

Menambah pengikut media sosial Anda. Membawa pengikut baru untuk memperkenalkan brand Anda kepada orang-orang yang belum pernah mendengar tentang bisnis Anda sebelumnya. Anda dapat menjangkau pengikut baru melalui konten marketing yang dibuat secara relevan dan menarik, menggunakan kata kunci yang relevan, dan membangun komunikasi terhadap pengikut-pengikut yang telah ada.

Mengarahkan traffic ke situs web Anda. Jika Anda berfokus pada menghasilkan prospek atau traffic ke situs web Anda, media sosial dapat mewujudkannya. Biasanya dapat melalui konten promosi atau iklan yang diberikan link website agar audiens yang tertarik dapat mengklik website Anda. 

Buat strategi social media marketing Anda tetap sederhana, daripada memperumitnya dengan terlalu banyak tujuan yang mungkin mengalihkan perhatian Anda dan justru menjadi tidak ada yang tercapai. Lebih baik untuk memilih satu atau dua tujuan dan realisasikan strategi yang tepat agar menghasilkan hasil yang sesuai keinginan Anda.

2. Luangkan waktu untuk terus meneliti target audiens Anda

Banyak hal yang perlu Anda ketahui tentang target audiens untuk mempengaruhi strategi social media marketing Anda. Dengan teknik yang tepat, Anda dapat meneliti target audiens Anda dengan tepat juga. 

Ingat, platform yang berbeda menarik audiens yang berbeda. Demografi media sosial berbicara langsung, di platform mana audiens dapat didekati brand Anda dan jenis konten yang seperti apa yang dapat Anda publikasikan. Contoh Anda dapat beriklan di Facebook dan Instagram karena tersedia layanan beriklan yakni Facebook Ads dan Instagram Ads, menarik perhatian Milenial dan Gen Z di Instagram, TikTok, dan Youtube karena mereka pengguna terbanyak platform tersebut, serta menggunakan Linkedin untuk memberikan info seputar lowongan pekerjaan jika Anda membutuhkan karyawan karena di Linkedin tempat orang-orang berkumpul mencari kerja. 

Data demografis tersebut memberi Anda wawasan tentang menargetkan audiens di setiap platform yang berbeda. Lantas bagaimana dengan pelanggan Anda sendiri? Analisis lebih lanjut perlu dilakukan sebelum Anda menentukan seperti apa pelanggan dunia nyata Anda yang sebenarnya. 

3. Tetapkan metrik media sosial Anda 

Strategi social media Anda harus berbasis data. Sehingga, Anda harus berfokus pada metrik media sosial yang selaras langsung dengan tujuan Anda. Apa saja metriknya? berikut penjelasannya:

Reach. Berapa banyak jumlah pengguna yang menjangkau mereka dan mereka melihat postingan Anda.

Klik. Mencari tahu apa yang mendorong rasa ingin tahu mereka melihat iklan Anda atau mencari tahu alasan yang mendorong orang untuk membeli produk Anda.

Engagement. Seberapa baik audiens Anda memandang Anda dan kesediaan mereka untuk berinteraksi dengan Anda.

Performa hashtag. Hashtag yang paling sering Anda gunakan dan yang paling relevan dapat membantu membentuk fokus konten Anda.

Like organik dan berbayar: Mengetahui perbedaan ini dapat membantu Anda mengestimasi anggaran iklan dan waktu yang Anda investasikan untuk strategi ini.

Sentimen. Ini adalah ukuran bagaimana pengguna bereaksi terhadap konten, brand, atau hashtag Anda. 

4. Kelola konten yang menarik dan sesuai trend terkini

Strategi social media marketing Anda, bergantung pada konten Anda. Anda harus memiliki gagasan yang bagus tentang apa yang akan Anda publikasikan, berdasarkan tujuan, audiens, identitas brand Anda, dan platform tempat Anda memasarkan produk. 

  • Pentingnya tetap berpegang pada trend terkini

Banyak brand mengandalkan format konten yang sedang viral berulang kali. Tema-tema ini juga dapat membantu Anda menjadi fokus pada strategi konten yang relevan, karena menjadi pembicaraan pengguna sehingga konten yang relate seperti ini akan disukai oleh pengguna. Misalnya, konten meme. Anda dapat juga membuat meme tersebut yang telah disesuaikan dengan skema warna brand atau branding bisnis Anda. Sehingga, Anda tetap dapat mengikuti trend tapi tidak kehilangan pentingnya identitas brand Anda.

  • Menganalisis konten kompetitor 

Anda dapat belajar banyak dari kompetitor Anda. Temukan insight menarik dari mereka dan perbarui kontennya sesuai bisnis Anda. Berbeda dengan menjiplak, Anda bukan meniru atau mencuri ide konten yang pesain Anda buat, melainkan menganalisis, apa yang membuat konten mereka disukai oleh banyak pengguna. Bandingkan antara kompetitor Anda dan dengan strategi promosi yang Anda gunakan. Tarik kesimpulan yang Anda dapat dari hasil analisis dan kemudian jalankan sesuai strategi marketing Anda sendiri.

5. Perkuat brand positioning Anda

Bukan hanya membuat konten yang unik dan relevan untuk strategi social media marketing Anda, tapi diharapkan Anda selalu hadir untuk pengikut Anda. Bagaimana caranya?

Anda mungkin mengetahui jam-jam penting pengguna membuka media sosial mereka, dan saat itulah waktu yang disarankan untuk memposting konten Anda. Nah pada saat itu juga lah Anda harus hadir. Misalnya Anda akan posting konten jam 10 pagi, maka 1 jam sebelum dan sesudah konten diposting, Anda harus hadir untuk menciptakan komunikasi antara Anda dan audiens. Jadi percuma jika Anda memposting konten di waktu terbaik namun Anda tidak hadir di waktu tersebut.

Pelanggan Anda menginginkan tanggapan yang cepat. Maka layanan pelanggan yang kuat dapat mendefinisikan brand bahwa dialah yang terbaik di kelasnya. Ketika brand Anda hadir dan berbicara dengan audiens Anda, saat itulah brand awareness meningkat. Baik itu berterima kasih atas pujian yang diberikan pelanggan Anda atau menanggapi pertanyaan pelanggan Anda, merupakan salah satu bentuk Anda hadir dan berkomunikasi dengan audiens. 

6. Analisis dampak dan hasil strategi Anda

Penting bagi Anda untuk dapat menyesuaikan strategi Anda sepanjang tahun. Tanpa menganalisis dampak dan hasil strategi Anda, Anda tidak akan pernah tahu bagaimana kinerja satu kampanye terhadap kampanye lainnya dapat berfungsi. Tidak dapat dipungkiri bahwa keberhasilan strategi social media marketing adalah proses coba-coba. 

Menyertakan informasi laporan rutin pada konten Anda di media sosial, juga tidak hanya membuat Anda bertanggung jawab atas usaha Anda, tetapi juga mendapati dampak dan hasil akhir yang dihasilkan oleh strategi social media marketing Anda. Dengan begitu, Anda dapat menilai apakah KPI Anda benar-benar sesuai dengan tujuan brand Anda atau apakah perlu diubah.

Mengingat ada milyaran pengguna media sosial saat ini, tidak heran banyak bisnis dan pemasar yang menggunakan platform media sosial untuk mempromosikan produk mereka dan terlibat dengan audiens dan pelanggan mereka.

Dengan Anda memahami tren pemasaran media sosial, konten marketing yang relevan, dan strategi social media marketing yang tepat, dapat membantu bisnis Anda menghasilkan angka penjualan yang menguntungkan. Jadi, mulailah hari ini untuk menerapkan strategi social media marketing bisnis Anda, agar dapat meningkatkan jumlah pengikut Anda, meningkatkan keterlibatan, dan meningkatkan konversi.