Paid Search vs Paid Social: Mana yang Harus Anda Pilih?

Paid Search vs Paid Social

Paid Search vs Paid Social. Platform digital merupakan wadah yang wajib digarap oleh brand untuk mepertahankan dan mengembangkan market share. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan aktivitas paid search atau paid social secara reguler.

PPC adalah salah satu model pemasaran digital yang terdapat pada paid search dan paid social dengan metode membayar setiap kali pengunjung melakukan click pada iklan tersebut.

Sebelum memilih mana metode iklan PPC atau berbayar yang paling cocok untuk bisnis Anda, mari kenali kelebihan keduanya.

Apa itu Paid Search?

Paid search atau SEM (search engine marketing) adalah model iklan online berbayar berbasis kata kunci yang ditempatkan di hasil mesin pencari. Iklan ini mencocokan kata kunci dengan riwayat pencarian pengguna.

Misalnya, jika seseorang mengetik kata kunci “sepatu olahraga terbaik”, maka akan muncul iklan produk sejenis bersama dengan artikel dan laman yang terkait dengan kata kunci tersebut.

Selanjutnya, pengguna bisa mengeklik iklan tersebut yang akan membawanya ke laman produk yang dimaksud.

Jika dulu iklan yang ditampilkan berdasarkan kata kunci dan frasa, kini penempatan iklan sudah semakin canggih.

Platform iklan berbayar kini bisa menempatkan iklan sesuai dengan target pengguna berdasarkan lokasi, perangkat, hingga bahasa yang digunakannya. Dengan cara ini, iklan dapat lebih menyasar ke calon pembeli yang potensial.

Lalu, platform apa saja yang menyediakan paid search?

1# Google Search Ads

Google Ads merupakan platform pencarian berbayar milik Google yang paling sering digunakan dengan hampir 40 ribu pencarian per detik.

Google kemudian menjadi wadah bagi banyak iklan yang mampu menjangkau pengguna yang relevan. Namun, untuk bisa mendapatkan posisi teratas, diperlukan ketepatan kata kunci, kualitas iklan, serta relevansi iklan tersebut.

Baca Juga :   Apa Perbedaan Strategi Digital Marketing B2B VS B2C?

Oleh karena itu, memahami cara beriklan di Google dan mengoptimasikannya menjadi sangat penting.

Google sendiri menawarkan advertiser untuk memasang iklan di platform Google search, Youtube, dan Website lainnya yang membuka slot mereka untuk memperbolehkan Google beriklan.

2# Microsoft Advertising

Platform ini mirip dengan Google Ads, namun berusia lebih muda dan merupakan platform pencarian berbayar untuk mesin pencari Bing, AOL dan Yahoo!.

Microsoft Advertising memiliki target pengguna yang lebih spesifik serta mampu menjangkau mereka yang tidak terjangkau oleh Google.

Apa Itu Paid Social?

Berbeda dengan paid search yang hanya muncul pada hasil mesin pencari, iklan paid social ditempatkan pada laman media sosial seperti Facebook, Instagram, TikTok, dan Twitter.

Metode ini memilih target iklan berdasarkan demografi dan minat. Misalnya, jika Anda menjual produk perawatan kulit, maka iklan produk Anda akan menyasar wanita pada rentang usia dan minat tertentu.

Seiring dengan banyaknya platform media sosial yang tersedia, maka semakin banyak pula pilihan paid social yang tersedia. Berikut ini beberapa diantaranya:

  1. Facebook & Instagram Ads
  2. Twitter Ads
  3. Linkedin Sponsored Content
  4. TikTok Ads

Paid social merupakan model iklan berbayar interupsi. Artinya, iklan ini muncul di laman media sosial, tak peduli apakah pengguna tersebut berminat dengan bisnis tersebut sebelumnya atau tidak.

Berbeda dengan paid search yang mentarget audience yang memang sudah memiliki intensi spesifik, paid social mentarget siapapun yang mungkin sebelumnya tidak memiliki intensi untuk mencari produk/jasa.

Dengan menyasar kategori pengguna media sosial tertentu, Anda bisa menghasilkan pengenalan permintaan yang kemudian muncul berupa postingan di antara feed pengguna.

Paid Search atau Paid Social: Mana yang Harus Anda Pilih?

Kedua pilihan iklan berbayar tersebut tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Agar iklan berbayar Anda efektif dan menghasilkan, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan seperti berikut ini.

  1. Jika Budget Anda Terbatas. Jika harga merupakan pertimbangan utama, maka perhatikan biaya cost-per-click (CPC) yang ditawarkan. Umumnya, harga paid social lebih murah daripada paid search. Meski harga per click yang relatif lebih mahal, perlu diingat bahwa intensi pengguna dan conversion yang Anda inginkan/harapkan akan berbeda antara paid social atau paid search. Penggunaan kata kunci bervolume tinggi dan banyak digunakan oleh advertiser lain juga akan mempengaruhi biaya.
  2. Jika Anda Ingin Mendapatkan Hasil yang Cepat. Pilih paid search jika produk atau jasa Anda termasuk produk dengan permintaan tinggi dan ingin mendapatkan hasil cepat. Dengan cara ini, produk Anda akan ditawarkan kepada mereka yang memang berniat mencari atau membutuhkannya. Paid social memiliki kemungkinan yang lebih rendah untuk menarik minat pengguna karena biasanya mereka hanya sedang melihat-lihat timeline untuk menghabiskan waktu luang.
Baca Juga :   Mengenal Apa itu Conversion Rate

Konklusi

Kedua model iklan berbayar ini memang memiliki manfaat yang berbeda, namun sebenarnya keduanya bisa digunakan sekaligus dalam berbagai tahap strategi pemasaran Anda.

Pastikan untuk selalu mengetahui informasi terbaru, mengukur performa setiap iklan yang dipilih, dan lakukan tes untuk mengetahui apakah target Anda terpenuhi.

Untuk Anda yang sedang mencari digital marketing partner untuk menjalankan paid search atau paid social, Anda dapat menghubungi Difitech.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
DIFITECH

Saat ini kami memiliki layanan untuk setiap bisnis yang ingin mengembangkan bisnis mereka dari Design dan Digital Dengan tim yang lengkap ,dapat memberikan setiap solusi untuk keperluan bisnis anda.

Social Media
Send
Apa ada yang bisa kami bantu?
Apa ada yang bisa kami bantu?